Sejarah Yayasan
Sejarah Yayasan
Perkembangan pembangunan yang terjadi di pulau Batam sejak era 1978-an membuat sosok Ibu Sri Soedarsono atau yang lebih dikenal dengan nama Ibu Dar, tampil dengan ide brilian atas dukungan suami Bapak Mayjen Soedarsono baik moril maupun materil, membangun sebuah institusi pendidikan dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Batam dalam mengenyam pendidikan berkualitas. Maka pada tanggal 28 Desember 1978, Ibu Dar mengajak beberapa Ibu lainnya untuk membentuk wadah Penyelenggara Pendidikan dengan nama Yayasan Keluarga Batam (YKB) yang dinotariskan berdasarkan akte No. 26 tahun 1983, dimana hingga saat ini tanggal tersebut diperingati sebagai HUT Yayasan Keluarga Batam. Bertepatan dengan peringatan 100 tahun lahirnya R.A. Kartini pada tanggal 21 April 1979, sebagai apresiasi untuk mengenang jasa beliau, maka seluruh sekolah di bawah naungan YKB diberi nama “KARTINI’, yang telah dibadan hukumkan sesuai Akta Yayasan Keluarga Batam Nomor 30 tanggal 14 Nopember 2012 oleh Notaris Syaifudin SH dan telah disyahkan oleh Kementrian Hukum dan Hak azasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jendral Administrasi Hukum Umum Nomor : AHU-758.A.H.01.04 Tahun 2013.
Dengan tekad yang terarah dan terencana sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan, maka berdirilah Sekolah-sekolah Kartini mulai dari TK s.d. SMA/SMK secara berkesinambungan. Tahun 1979 didirikan TK Kartini 1 dan SD Kartini 1 di wilayah Sekupang, bersamaan juga didirikan TK. Kartini 2 dan SD Kartini 2 di wilayah Jodoh, selanjutnya di tahun 1980 didirikan SMP Kartini. Sesuai kebutuhan masyarakat, di tahun 1983 didirikan SMA Kartini, dan untuk mendukung pendidikan berikut penyiapan SDM berketrampilan, maka di tahun 1985 didirikan SLB Kartini Batam dan SMKTA Kartini Batam yang merupakan SMK pertama di Indonesia.
Seiring dengan perjalanan waktu, Alhamdullilah sekolah-sekolah Kartini berkembang dengan baik, sebagaimana komitmen dari Ibu Sri Soedarsono yang Visi dan Misinya mewujudkan seluruh Sekolah Kartini sebagai sekolah unggul. Terbukti SMK Kartini Batam telah menoreh sejarah sebagai sekolah yang menggunakan Konsep Sekolah Kejuruan (SMK) pertama di Indonesia dengan Sistem LINK & MATCH, dimana seluruh siswanya memiliki kompetensi siap kerja yang didasari atas kewajiban mengikuti praktek kerja selama 6 bulan atau praktek 70 % dan teori 30% dimana lulusannya memiliki Sertifikat Kompetensi yang diuji oleh Perusahaan mitra, antara lain PT. Agung Automall untuk Otomotif dan PT. Citratubindo untuk Permesinan. Angkatan pertama lulusan SMK Kartini Batam, Sertifikat Kompetensinya ditanda tangani oleh Pelindung YKB, Bapak Prof. DR. Ing. H. B.J. Habibie. Saat ini untuk uji kompetensi siswa SMK dilakukan oleh LSP P1 SMK Kartini Batam, di bawah naungan BNSP Nasional sejak tahun 2016.
Selain menjadi sekolah unggulan, Sekolah Kartini juga meningkatkan potensi dan kemampuan siswanya untuk mengikuti tuntutan perkembangan zaman. Mengingat kota Batam bertetangga dengan Singapore dan dicanangkan sebagai bagian dari kota dunia yang madani, selain mempelajari Bahasa Inggris, Sekolah Kartini menjadi sekolah pertama di Indonesia yang diizinkan melaksanakan pembelajaran Bahasa Mandarin (China) yang merupakan bagian dari Bahasa Dunia kedua.
Berangkat dari komitmen mewujudkan seluruh Sekolah Kartini sebagai Sekolah Unggul dan mendukung program Education For All untuk Indonesia di tahun 2015 dan dunia ditahun 2020. Guna memberikan layanan terbaik bagi Anak Berkebutuhan Khusus (Disabilitas), maka pada tahun 2003 dibangun sekolah SLB yang sangat representative dengan gedung dan fasilitas pendidikan yang sangat baik dan memadai dalam pola sekolah terintegrasi satu atap dengan sekolah umum lainnya mulai dari TK, SD, SMP dan SLB dalam satu kesatuan layanan pendidikan. Ini merupakan satu-satunya sekolah satu atap di Indonesia antara pendidikan umum dasar bersatu dengan pendidikan khusus dan layanan pendidikan khusus yang dilengkapi dengan assesmen secara lengkap dan profesional di bawah bimbingan Pelita Hati Jakarta. Dalam wadah Sentra Pendidikan Khusus dan Layanan Pendidikan Khusus SLB Kartini Provinsi Kepri merupakan satu-satunya sekolah swasta pertama yang ditunjuk menjadi Sentra dan sekolah percontohan bagi Indonesia Bagian Barat. Saat ini SLB Kartini juga telah mempunyai Lembaga Sertifikasi Profesi Uji Kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan tiga bidang skema uji komptensi yaitu perbaikan dan perawatan ringan komputer, sistem operasi, dan aplikasi yang sudah mendapatkan lisensi resmi dari BNSP Nasional sejak November 2023.
Memasuki era lima dasawarsa kiprah YKB , untuk merealisasikan cita-cita Ibu Sri Soedarsono memiliki Perguruan Tinggi dan memenuhi kebutuhan SDM di bidang kesehatan dan teknologi yang berkompeten, baik secara Regional, Nasional, maupun Internasional di tingkat pendidikan tinggi, sebagai persiapan, di awal september 2013 dibangun gedung 4 lantai dengan 21 ruang. Berbekal pengalaman dan sarana yang ada, tahun 2019 berdiri Perguruan Tinggi bernama Akademi Kesehatan Kartini Batam yang di tahun 2025 ini sudah resmi menerima Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 25/B/O/2025. Penyerahan Surat Keputusan (SK) ini menandai pengakuan resmi terhadap Akademi menjadi institut sebagai bagian dari institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Saat ini Institut Kesehatan dan Teknologi Kartini Batam dengan Program Studi D3 Administrasi Rumah sakit (ARS), D3 Teknologi Bank Darah (TBD), dan D3 Teknologi Laboratorium Medis / Analis Kesehatan. Sebagai bentuk pengembangan Perguruan Tinggi yang memanfaatkan keunggulan atas keberadaan Fasilitas Rumah Sakit Budi Kemuliaan sebagai rumah sakit tipe B dengan akreditasi Paripurna, Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito sebagai rumah sakit tipe C dengan akreditasi Paripurna dan dua klinik kesehatan yang menjadi satu kesatuan komando di bawah kepemimpinan Ibu Sri Soedarsono, maka dilakukan perubahan bentuk dari Akademi Kesehatan Kartini Batam menjadi Institut Kesehatan dan Teknologi Kartini Batam dengan penambahan Program Studi S1 Administrasi Rumah sakit (ARS), S1 Fisioterapi, dan S1 Teknologi Informasi yang saat ini masih dalam proses pengurusan izin perubahan.
Keberhasilan dalam penyelenggaraan pendidikan Sekolah Kartini tak lepas atas Ridho dan Berkah dari Allah SWT yang didukung atas adanya kerjasama, perhatian masyarakat, perusahaan yang peduli agar anak didik Sekolah Kartini dapat memiliki Imtaq yang baik dilandasi keterampilan, kesehatan prima dan berkarakter jujur. Perhatian dari berbagai kalangan, baik dari Pemerintah maupun Swasta kepada Sekolah Kartini, dengan banyak memberikan bantuan baik peralatan praktek mapun sarana pendukung pembelajaran mulai dari TK s.d. SMA-SMK. Wabah Covid yang melanda Indonesia, cukup berpengaruh pada kelangsungan penyelenggaraan pendidikan di sekolah-sekolah Kartini. Namun dengan tekad dan kemauan yang kuat, serta kerjasama yang baik dari semua pihak, Sekolah Kartini terus berupaya melakukan pelayanan yang prima bagi seluruh siswanya. Atas terpenuhinya seluruh standar pendidikan di seluruh Sekolah Kartini, maka di usia 45 tahun Yayasan Keluarga Batam, delapan Sekolah Kartini telah meraih predikat Sekolah Terakreditasi A, enam Sekolah Penggerak dan dua sekolah yaitu SMA dan SMK Kartini menjadi Sekolah Rujukan Nasional. Berbagai prestasi yang telah diraih oleh siswa siswi Sekolah Kartini, semakin menambah kepercayaan masyarakat dan pemerintah kepada Sekolah Kartini yang sampai saat ini masih memegang teguh prinsip dan falsafah Kartini, dengan komitmen layanan Pendidikan Tanpa Gagal untuk tercapainya visi penyelenggaran Sekolah Kartini yang berkeunggulan, modern, ramah anak dan berwawasan Internasional dalam satu kesatuan layanan Prima di Sekolah Kartini.